Pages

Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

Puisi SKETSA karya Tjahyono W

Berikut adalah sebuah puisi yang berjudul sektsa karya Tjahyono Widiyanto

SKETSA
Karya: Tjahyono Widiyanto

Guratan ini selalu abadi sepanjang abad
melahirkan sederetan pertanyaan
yang diuntai diawal subuh hingga
mimpi mulai merayap
dan kita tidak bisa selain harus setia
menunggu hari hari ditaburi embun
bersama sama sajak sajak yang terus
ditulis meski hari hari tidak lagi
sudi menemaninya, tapi kita selalu
tetap dengan sebilah pedang

Semoga Bermanfaat

Puisi AKU INGIN karya Supardi D.D.

Berikut adalah sebuah puisi yang berjudul "AKU INGIN" karya Supardi Djoko Damono

AKU INGIN
Karya: Supardi D.D

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempai disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Semoga Bermanfaat


Puisi DENDAM RINDU karya Tardam

Berikut adalah Puisi yang berjudul Dendam Rindu karya Tardam


DENDAM RINDU
Karya: Tardam

Tentang air mata yang telah diteteskan
tentang tets darah yang telah dialirkan
tentang butir keringat yang pernah dicucurkan
tentang degup jantung yang telah dibunyikan
sambutlah!

ayunkan bila gelora mendidih di nadimu
embuskan api keberanian di sorot matamu

pedangku pedang rindu
panahku panah asmara
tinjuku adalah nurani
jurusku adalah sepasang mata kejujuran

menyerahlah!
sebelum kupenggal kesombongan
sebelum kukoyak kebohongan
sebelum aku kubur
kepalsuan beserta jasadmu

Semoga Bermanfaat

Puisi KISAH BURUNG MALANG Karya Provita

Halo semua, kali ini gue pengen posting sebuah puisi yang menurut gue 'wow' , puisi ini berjudul "kisah burung malang" puisi ini menyentuh banget kalo menurut aku, mau tau seperti apa puisinya? ini dia....

KISAH BURUNG MALANG
Karya: Provita Oktafina Maharani

Aku kini terbang
Namun menabrak arah angin
Tapi bukan kembali

Mataku perih 
Menerjang debu
Lupa pesan kekasih

Akupun lelah
Sayapku mulai keropos
Aku ingin pulang
Bersama angin
Berjumpa kekasih

Badanku kaku
Tak mau membalik
Bahkan membelok

Aku tetap terbang
Setia kepakkan sayap
tapi.....
Hatiku pulang
Namun, kekasihku hilang!

Semoga Bermanfaat



Puisi AKU Karya CHAIRIL ANWAR

Puisi AKU karya Charili Anwar ini termasuk puisi yang sangat fenomenal, puisi ini benar benar mengekspresikan jiwa, creatio,dan sangat menyentuh. Menurut saya puisi ini patut diberi bintang 5


AKU
karya: Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau!

Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang, menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari...
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi.

Semoga Bermanfaat !

CARA MENDEKLAMASIKAN PUISI DENGAN BAIK DAN BENAR

Assalamualaikum wr wb.
sumber gambar : google

Holaaa, balik lagi nih, setelah udah lama ga update kali ini gue akan ngebahas tentang cara mendeklamasikan puisi yang baik itu gimana, nah langsung saja berikut ini adalah teknik dasar yang dapat kamu coba buat berlatih mendeklamasikan puisi

1- Kenali dulu gaya atau jenis puisi tersebut. kamu harus membawa puisi tersebut sesuai dengan jenis puisi tersebut, jangan menyimpang dari isi puisi tersebut . misalnya puisi yang religius dibawakan dengan suasana syahdu, puisi perjuangan dibawakan dengan semangat.

2- Hayati dan pahami isi puisi tersebut. menghayati puisi dengan interpretasi kamu sendiri akan membuat puisi tersebut lebih menyatu dengan kamu, jadi bisa lebih menjiwai dalam membawakannnya.

3- Baca puisi tersebut secara berulang-ulang. karena dengan membaca berulang-ulang kamu akan lebih menjiwai dan paham isi puisi tersebut. namun selama menghayati dengan membaca berulang-ulang jangan sampai terpengaruh oleh suasana sekeliling. dengan begitu kamu akan menyatu dengan seluruh bait puisi dengan keseluruhan makna didalamnya secara penuh.

4-Lakukan secara berulang ulang, dan perhatikan cara pembawaan kamu seperti intonasi, mimik yang perlu dalam mendeklamasikan puisi.

Dalam mendeklamasikan puisi, pembaca bukan hanya mengucapkan kata-kata, namun ia bertugas untuk mengomunikasikan ekspresi perasaan penyair, jadi pembaca harus benar benar dapat menjiwai isi puisi tersebut.

semoga bermanfaat

PUISI - DAUN-DAUN MALAM

-Kulihat warnanya, Hijau nan Indah
-Terhayat maknanya, Bergantungan mempesona
-Siang itu begitu cerah
-Malam itu begitu gelap
-Pagi datang, ia berubah

-Embun seolah menjadi sahabatnya
-Menemani malamnya yang gelap
-Menemui siang yang cerah
-Daun,...HIJAUMU....HIDUPKU....

Created by: M.H.H